Selasa, 03 Januari 2012

Cerpen:Bermandikan Air Mata


                                       Cerpen
                                            By:imay



                   BERMANDIKAN AIR MATa

Dari hari ke hari aku hanya bisa terpaku menatapi kehidupan ini sambil meneteskan air mata.Yang ada dibenak ku saat ini hanyalah penyesalan dan rasa bersalah.Sambil menagis sekilas mengingat masa lalu ku bersama seseorang yang aku cintai.Seseorang itu adalah Ario.
Ario adalah seorang pria yang berasal dari daerah minangkabau alias Padang.Dia adalah bekas mantan pacarku ,kami menjalin hubungan cukup lama yaitu 4 tahun dimulai dari tahun 2004  kemudian berakhir tahun2008.Hubungan kami berawal sejak pertama kali aku berkunjung kerumahnya,karna Nelfin adiknya Ario adalah teman dekat ku.Hampir setiap pulang sekolah aku mamfir krumah Nelfin.Pertama aku jatuh hati kepada Ario ketika dia sedang sibuk merawat Nelfin yang sedang sakit,disitu aku melihat kepedulian seorang kakak terhadap adiknya.
Hari semakin berlalu kedekatan ku dengan Ario semakin menimbulkan hasil yang bagus,kami semakin akrab.Suatu seketika Ario mengajak ku untuk Dinner,Tentu saja aku tidak menolaknya karna ini adalah ajakn yang paling berharga buat ku.Akhirnya,sabtu malam aku pergi kesebuah kafe dimana kafe itu tempat favoritnya.Dikafe itulah aku menemukan hal yang paling berharga yaitu Ario mengatakan cinta pada ku dan aku menerimanya.Malam itu merupakan malam yang paling terindah untuk ku.
 Hari semakin hari berganti kini hubungan ku bersama Ario semakin berjalan lancar.Hingga tahun pun berganti hubungan ku masih bejalan mulus.Kami berjanji tidak akan pernah kelain hati dan saling setia.Namun siapa sangka kehancuran menghampiri hubungan kami setelah hubungan kami memasuki tahun ke tiga setelah taahun jadian kami.Kehancuran itu terjadi karena Ario kurang memperhatikan aku,dia hanya sibuk dengan pekerjaannya.Sampai-samapi acara ULTAH Ku yang ke-19 dia tidak daang karna sibuk dengan pekerjaannya.
Hingga akhirnya aku putuskan untuk selingkuh dengan teman kakak ku yang bernama Putra.Karna saat itu putra membrikan perhatian yang begitu besar kepadaku.Disaat aku terluka dan sedih  Putra selalud disampingku.Perselingkuhan itu berlanjut sampai usia hubungan ku dengan Ario  memasuki tahun ke-4 dan memasuki tahun pertama hubungan ku dengan Putra.Seketika aku berpergian dengan Putra ,Ario memergoki aku yang lagi bermesraan dengan Putra.Alangkah terkejutnya aku melihat api kemarahan Ario saat itu yang tiada bisa dihentikan.Aku hanya bisa terdiam dan menangis saat Ario memaki-maki aku dengan kata-kata mutiaranya yang begitu tajam.Tapi,aku tidak memberontak karna aku tahu itu sebuah kesalahan ku.

Tapi yang membuat aku tiada hentinya menangis saat mendengar alasan Ario kenapa tidak memperdulikan aku lagi dan hanya perduli dengan pekerjaannya karna Ario berusaha mengumpulkan uang untuk biaya perobatan  Nelfi adiknya,yaitu teman baikku yang selama ini terkena penyakit kanker jantung yang tidak aku ketahui.Aku mengira Nelfi hanya demam biasa,tetapi ternyata penyakit yang luar biasa.Dan pada malam itu juga Ario memutuskan hubungan dengan ku dia merasa dihianati oleh ku orang yang sangat dia cintai.Ternyata dia berubah karna berhadapan dengan hal yang menyangkut keselamatan seseorang.Berusaha sekuat tenaga agar adiknya bisa sembuh dari penyakit yang mematikan.Kalau tidak Ario yang berusaha siapa lagi,karna kedua orang tua mereka sudah meninggal dunia sejak mereka kecil.
Keesokan harinya aku coba menghubungi Ario namun HandPhone nya tidak dapat dihubungi.Akupun semakin panik,dan aku memutuskan untuk pergi kerumah Ario.Alangkah terkejutnya aku melihat rumah mereka dalam keadaan kosong,dan tetangga bilang mereka pergi pindh ke  luar kota dan mereka dalam perjalanan menuju Bandara.Aku pun bergegas menyusul mereka dan akhirnya aku menemui mereka disana.Siapa sangka pertemuan itu merupakan pertemuan terakhir  ku dengan Nya.Sebelum berangkat dia hanya meninggalkan sebuah pesan.Dan pesan itu merupakan hal yang membuat aku tidak berdaya yang tiada henti menitiskan air mata.Isi pesan itu”JANGAN MENYESALI KEPERGIAN KU,AKU PERGI KARNA KW YANG MEMINTA”.Dan sejak keprgian Ario dari hidupku ,aku memutuskan untuk berpisah  denga Putra selingkuhanku.

Tiba-tiba saja hujan turun dan membuat aku tersintak dari lamunan dan ingatan ku tentang masa lalu ku  yang tak mungkin aku lupakan.itulah masa lalu yang pahit….Saat ini aku merasa kehilangan dua oarang sekaligus yang berharga dalam hidupku,yaitu Nelfin  teman baik ku dan Ario orang yang aku cintai.Akhirnya aku yang bernama Tesa,sadar bahwa penyesalan itu selalu datang belakangan.Jadi,jangan mengambil keputusan  sendiri dan jangan terburu-buru menyelesaikan masalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar