Cerpen
By:imay
BERMANDIKAN
AIR MATa
Dari hari ke hari aku hanya bisa terpaku
menatapi kehidupan ini sambil meneteskan air mata.Yang ada dibenak ku saat ini hanyalah
penyesalan dan rasa bersalah.Sambil menagis sekilas mengingat masa lalu ku
bersama seseorang yang aku cintai.Seseorang itu adalah Ario.
Ario adalah seorang pria yang berasal dari daerah minangkabau alias
Padang.Dia adalah bekas mantan pacarku ,kami menjalin hubungan cukup lama yaitu
4 tahun dimulai dari tahun 2004 kemudian
berakhir tahun2008.Hubungan kami berawal sejak pertama kali aku berkunjung
kerumahnya,karna Nelfin adiknya Ario adalah teman dekat ku.Hampir setiap pulang
sekolah aku mamfir krumah Nelfin.Pertama aku jatuh hati kepada Ario ketika dia
sedang sibuk merawat Nelfin yang sedang sakit,disitu aku melihat kepedulian
seorang kakak terhadap adiknya.
Hari semakin berlalu kedekatan ku dengan Ario semakin menimbulkan
hasil yang bagus,kami semakin akrab.Suatu seketika Ario mengajak ku untuk
Dinner,Tentu saja aku tidak menolaknya karna ini adalah ajakn yang paling
berharga buat ku.Akhirnya,sabtu malam aku pergi kesebuah kafe dimana kafe itu
tempat favoritnya.Dikafe itulah aku menemukan hal yang paling berharga yaitu
Ario mengatakan cinta pada ku dan aku menerimanya.Malam itu merupakan malam
yang paling terindah untuk ku.
Hari semakin hari berganti kini
hubungan ku bersama Ario semakin berjalan lancar.Hingga tahun pun berganti
hubungan ku masih bejalan mulus.Kami berjanji tidak akan pernah kelain hati dan
saling setia.Namun siapa sangka kehancuran menghampiri hubungan kami setelah
hubungan kami memasuki tahun ke tiga setelah taahun jadian kami.Kehancuran itu
terjadi karena Ario kurang memperhatikan aku,dia hanya sibuk dengan pekerjaannya.Sampai-samapi
acara ULTAH Ku yang ke-19 dia tidak daang karna sibuk dengan pekerjaannya.
Hingga akhirnya aku putuskan untuk selingkuh dengan teman kakak ku
yang bernama Putra.Karna saat itu putra membrikan perhatian yang begitu besar
kepadaku.Disaat aku terluka dan sedih
Putra selalud disampingku.Perselingkuhan itu berlanjut sampai usia
hubungan ku dengan Ario memasuki tahun
ke-4 dan memasuki tahun pertama hubungan ku dengan Putra.Seketika aku
berpergian dengan Putra ,Ario memergoki aku yang lagi bermesraan dengan
Putra.Alangkah terkejutnya aku melihat api kemarahan Ario saat itu yang tiada
bisa dihentikan.Aku hanya bisa terdiam dan menangis saat Ario memaki-maki aku
dengan kata-kata mutiaranya yang begitu tajam.Tapi,aku tidak memberontak karna aku tahu itu
sebuah kesalahan ku.
Tapi yang membuat aku tiada hentinya menangis
saat mendengar alasan Ario kenapa tidak memperdulikan aku lagi dan hanya
perduli dengan pekerjaannya karna Ario berusaha mengumpulkan uang untuk biaya
perobatan Nelfi adiknya,yaitu teman baikku
yang selama ini terkena penyakit kanker jantung yang tidak aku ketahui.Aku
mengira Nelfi hanya demam biasa,tetapi ternyata penyakit yang luar biasa.Dan pada
malam itu juga Ario memutuskan hubungan dengan ku dia merasa dihianati oleh ku orang yang
sangat dia cintai.Ternyata dia berubah karna berhadapan dengan hal yang
menyangkut keselamatan seseorang.Berusaha sekuat tenaga agar adiknya bisa
sembuh dari penyakit yang mematikan.Kalau tidak Ario yang berusaha siapa
lagi,karna kedua orang tua mereka sudah meninggal dunia sejak mereka kecil.
Keesokan harinya aku coba menghubungi Ario namun HandPhone nya tidak
dapat dihubungi.Akupun semakin panik,dan aku memutuskan untuk pergi kerumah
Ario.Alangkah terkejutnya aku melihat rumah mereka dalam keadaan kosong,dan
tetangga bilang mereka pergi pindh ke
luar kota dan mereka dalam perjalanan menuju Bandara.Aku pun bergegas
menyusul mereka dan akhirnya aku menemui mereka disana.Siapa sangka pertemuan
itu merupakan pertemuan terakhir ku
dengan Nya.Sebelum berangkat dia hanya meninggalkan sebuah pesan.Dan pesan itu
merupakan hal yang membuat aku tidak berdaya yang tiada henti menitiskan air
mata.Isi pesan itu”JANGAN MENYESALI
KEPERGIAN KU,AKU PERGI KARNA KW YANG MEMINTA”.Dan sejak keprgian Ario dari
hidupku ,aku memutuskan untuk berpisah
denga Putra selingkuhanku.
Tiba-tiba saja hujan turun dan membuat aku tersintak dari lamunan dan
ingatan ku tentang masa lalu ku yang tak
mungkin aku lupakan.itulah masa lalu yang
pahit….Saat ini aku merasa kehilangan dua oarang
sekaligus yang berharga dalam hidupku,yaitu Nelfin teman baik ku dan Ario orang yang aku
cintai.Akhirnya aku yang bernama Tesa,sadar bahwa penyesalan itu selalu datang
belakangan.Jadi,jangan mengambil keputusan
sendiri dan jangan terburu-buru menyelesaikan masalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar